Jumat, 05 April 2013


Jurnal penyesuain

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo rekening-rekening yang belum menunjukan saldo sebenarnya ke saldo yang sebenarnya sampai dengan akhir periode akuntansi, atau untuk memisahkan antara pendapatan dan beban dari suatu periode dengan periode yang lain. Jurnal penyesuaian akan membuat pengukuran laba periode tersebut lebih akurat dan memperbaharui perkiraan  Aktiva dan Kewajiban sehingga memiliki nilai sisa yang tepat bagi laporan keuangan. Dengan kata lain, melalui jurnal penyesuaian dapat ditimbulkan perkiraan yang tidak kelihatan.
Rekening yang perlu disesuaikan antara lain adalah sebagai berikut:

A. Piutang pendapatan / Pendapatan yang masih harus diterima
(pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum dicatat)

B. Utang biaya / Beban yang masih harus dibayar
(biaya yang sudah menjadi kewajiban perusahaan tetapi belum dicatat)

C. Pendapatan diterima dimuka
(pendapatan yang sudah diterima, tetapi sebenarnya merupakan pendapatan periode yang akan datang).

Dalam akuntansi, penerimaan uang yang jasanya belum diberikan kepada pihak pembayar disebut "Pendapatan Diterima Dimuka". Terdapat 2 cara pencatatan atas "Pendapatan Diterima Dimuka", yaitu: Pendekatan Hutang dan Pendekatan Pendapatan.



1. Pendekatan Hutang
Jurnal yang dibuat adalah mendebet rekening Kas dan mengkredit rekening Pendapatan Diterima Dimuka.

2. Pendekatan Pendapatan

D. Biaya dibayar dimuka
(biaya-biaya yang sudah dibayar tetapi sebenarnya harus dibebankan pada periode  yang akan datang)
Perusahaan kadangkala membayar suatu biaya yang belum terjadi yang lazim disebut "biaya dibayar dimuka".

1. Pendekatan Harta
Rekening harta yaitu "Sewa dibayar di Muka" didebet

 2.pendektan beban
Rekening beban/biaya yaitu "Beban/Biaya Sewa" didebet.

E. Biaya pemakaian perlengkapan
(bagian dari harga beli perlengkapan yang telah dikonsumsi selama periode akuntansi)

Perlengkapan perlu dibuatkan jurnal penyesuaian karena perlengkapan yang sudah terpakai dicatat / diakui sebagai beban yang akan dilaporkan dalam laporan laba-rugi.

F. Depresiasi / Penyusutan
(penyusutan aktiva tetap yang harus dibebankan pada suatu periode akuntansi)
Seluruh aset tetap kecuali tanah yang dimiliki perusahaan harus disusutkan/didepresiasi.
Terdapat beberapa metode untuk menyusutkan aset tetap, salah satunya adalah metode garis lurus.

G. kerugian piutang
Yaitu taksiran dari  piutang usaha yang kemungkinan tidak bias di tagih.

Lebih singkatnya :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar